Tampilkan postingan dengan label KISAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KISAH. Tampilkan semua postingan

5 Negara Paling Menyeramkan Di Dunia

5. Russia

Di Rusia, ada lebih banyak gangster daripada polisi. Orang Rusia dibunuh tiap 18 menitnya, dan rata-rata terjadi 84 kasus pembunuhan sehari dari toal jumlah penduduk sebanyak 143 juta jiwa.

Pusat kriminalitas Rusia berada di Republik Chechnya, daerah dalam Rusia tepatnya sebelah utara Georgia.

Pelacuran, perdagangan narkoba, dan rumah makan bawah tanah secara arbitrer dikuasai oleh orang Chechnya.

Orang asing diculik lebih sering karena tebusan yang lebih tinggi.
Tindakan kriminal lainnya: pencurian dompet, ponsel, kamera, uang, dan penyerangan fisik.
Dari negara Super-Power sampai negara dunia ketiga bertanya-tanya apakah komunisme benar-benar menjadi obat untuk Rusia.

4. Afghanistan


Negara ini selama ratusan tahun, menjadi salah satu wilayah di dunia yang paling strategis dan diperebutkan oleh banyak pihak.

Padahal negara ini termasuk negara yang miskin, sulit berkembang, dan memiliki keadaan ekonomi dan politik yang tidak stabil.

Pada waktu Uni Soviet menginvasi daerah ini, Pasukan Merah Rusia menanam lebih dari 12 juta ranjau darat di Afghanistan. Ratusan orang tewas, tercabik-cabik, dan lumpuh akibat ledakan ranjau yang dipasang.

Setelah Uni Soviet mendatangi Taliban ,Taliban menyatakan kontrol wanita dilarang dari pekerjaan dan universitas.

Pada 2001, Amerika Serikat menggulingkan Taliban. Tetapi penggarongan, persaingan suku dan penggunaan obat-obatan terlarang yang marak menggambarkan kekerasan sudah menyebabkan negara ini menjadi tidak stabil.

Pemboman bunuh diri adalah ancaman terus-menerus, dan tak seorang pun di Afganistan aman.

Serangan bunuh diri yang paling maut terjadi di propinsi Baghlan pada November 2007, yang menewaskan lebih dari 70 orang.

Selain itu, Afganistan juga termasuk pemasok ganja dan candu terbesar di dunia.

3. Somalia

Somalia adalah negara yang pemerintahannya gagal akibat dari anarkinya, korupsi, kekurangan pemerintah, dan kelaparan.

Para turis diperingatkan agar tidak memasuki Somalia, yang menyatakan diri nya "Republik Merdeka Somaliland" atau berlayar dekat "Terompet Afrika".

Bajak laut mengawasi perairan ini yang diperlengkapi dengan AK-47 dan akan merampas barang2 dan menahan anda untuk dijadikan tebusan.

Perkelahian antar suku sudah meminta ribuan jiwa di sebelah utara Somalia. Sedangkan di ibu kota, Mogadishu diperebutkan oleh banyak suku dan pemimpin perang.

Etiopia pernah menyerang tentara Islamiah di Somalia pada akhir 2006, dan menyebabkan ratusan korban tewas dan ribuan korban penggusuran.

Jika anda benar-benar terpaksa ke daerah ini, yakinkanlah asuransi anda masih berlaku.

2. Sudan


Keputus-asaan, kematian dan perusakan ialah "simbol" dari negara Sudan.
Terorisme adalah masalah utama bangsa ini, yang sudah dikuasai oleh rezim militer Islamiah sejak kemerdekaannya.

Beberapa pembunuh terkenal dunia telah menjejakkan kakinya di Sudan. Mereka melakukan aksinya dengan mengebom mobil, peluncuran roket dan pembantaian massal.
Kekerasan banyak terjadi di daerah Darfur di antara milisi pemback-up pemerintah, tentara pemerintah dan kelompok-kelompok pemberontak lokal.

Sudan juga telah menyebabkani perang terbuka dengan Cad yang berkaitan dengan konflik Darfur.

Sejak 2003, 230.000 orang pengungsi Sudan sudah melarikan diri ke Cad timur dari Darfur.
Lebih dari dua juta orang tewas dalam 2 perang saudara yang terja di selama 50 tahun terakhir.

Dengan kondisi gurunnya yang suram, Sudan adalah salah satu tempat yang paling jelek di planet ini.

1. Irak


Tidak masalah entah anda adalah George Bush, Pele atau Chuck Norris – anda tidak akan pernah aman di Irak.

Meskipun negara ini kaya akan cadangan minyaknya, tetapi Irak adalah negara yang hancur dimana identik dengan kekerasan, keputus-asaan dan kebingungan.
Sejak 2003, Amerika Serikat sudah menduduki Irak dan menyebabkan perang saudara yang meminta korban lebih dari 650 000 penduduk sipil.

Al-Qaeda, pemberontak Sunni, angkatan perang keamanan Shiite, pemberontak Kurdish, tentara Amerika, tentara Turki dan penjahat kriminal dilibatkan di siklus kekerasan yang sayangnya, tidak akan mereda dengan cepat tiap saat.

Ranjau yang diimprovisasi/ Improvised Explosive Devices (IEDs), Explosively Formed Penetrators (EFPs) dan ladang ranjau adalah ancaman terus-menerus, seperti pesawat pembom bunuh diri yang juga sudah membunuh ratusan orang.
Penculikan dan pembunuhan acak dilaporkan dengan hampir membuat pikiran mati rasa frekuensi.

Sejak 2003, 2 juta orang Irak sudah melarikan diri ke negara tetangga dan 1,9 juta lainnya tetap tinggal di Irak dengan tergusur dari rumah mereka.
Uranium yang dihabiskan yang dipakai sebagai putaran untuk menembus baju baja akan meracuni penduduk sipil Irak dan montir AS selama beberapa dasawarsa.
Sungguh, inilah neraka di bumi.

sumber
terselubung
»»  READMORE...

Amanat Arung Matowa Wajo La Mungkace’ To Uddama

Kabupaten Wajo adalah salah satu kabupaten dalam lingkup wilayah Propinsi Sulawesi Selatan. Di sekitar tahun 1450 di daerah ini pernah berdiri sebuah kerajaan yang dinamai Kerajaan Wajo sebagai kelanjutan dari Dinasti Cinnatobi, rajanya disebut Arung Matowa Wajo dan rakyatnya disebut To Wajo.
Di akhir pertengahan kedua Abad ke XVI sampai awal pertengahan pertama Abad XVII, Kerajaan Wajo dipimpin oleh seorang raja yang dikenal amat bijaksana dan meninggalkan banyak pesan sebagaimana tercatat dalam Lontaraq. Arung Matowa Wajo yang penulis maksud adalah Matinroe ri Kannana, yang pernah ‘diselamatkan’ oleh Dr. B. F. Matthes dalam “Makassar Chrestomathie” yang terbit dan dicetak di Amsterdam, tahun 1860.
Nama sebenarnya La Mungkace To Uddamang, adalah Arung Matowa Wajo XI. Di masa kekuasaannya, turut terlibat dalam pembentukan ‘triple alliance’ antara Bone Soppeng dan Wajo, suatu persekutuan tiga kerajaan bugis dalam mengantisipasi serangan militer Kerajaan Gowa. Persekutuan Bone, Soppeng dan Wajo tersebut lebih masyhur dengan sebutan “Tellumpocoe” atau biasa juga disebut “Lamumpatue ri Timurung”. Setelah wafat, beliau mendapat gelar anumerta, “Matinroe ri Kannana”, yang artinya yang wafat bersama dengan perisainya.
Pesan Arung Matowa Wajo La Mungkace’ To Uddama tersebut adalah sebagai berikut :
“Nakana Arung Matowa nikanaya Matinroa ri Kannana, Pappasanna ri ana’na : Iapa antu Patuppu batu makaappakabaji’ bu’ta, amballakiai nawa – nawa appaka. Se’remi, malambusuka ; naia nikanaya malambusu’, nikasalaia namammopporo’. Makaruana, mangngasenga, iapa nikana mangngaseng, ancinikai bokona, Makatalluna, barania. Iapa nikana barani, tata’bangkaya nawa – nawana nabattui kana – kana makodi, kana – kana mabaji’. Makaappa’na, malammoroka ; iapa nikana malammoro’, mapainunga riallo ribangngi”.
“Berkata Arung Matowa, yang bernama Matinroa ri Kannana, amanatnya kepada anaknya, “Seseorang baru dapat dinamai ‘patuppu batu’, jika dapat memperbaiki tanah (Negara), sekiranya ia memiliki keempat pikiran ini. Pertama, lurus hati. Adapun yang dikatakan lurus hati yaitu  kalau orang bersalah  kepadanya dan diampuninya. Kedua, Berpengetahuan, yaitu yang melihat (memperhatikan) belakangnya (akibat perbuatannya). Ketiga, Berani, yaitu sekiranya tidak terkejut hatinya didatangi (mendengar) kata – kata buruk dan kata – kata baik. Keempat, Pemurah , yaitu sekiranya memberi minum siang dan malam”.
“Kaiapa nikana patuppu batu, tatintoa matanna riallo ribangi a’nawanawai. Napunna uru appanaung taua bine, a’barataki sampulu bangngi. Makaruanna, punna uruma’rappo asenta a’barataki salapang bangngi. Iapa antu patuppu batu, taenaya makodi bonena balla’na.”
“Seorang dapat dinamai “pattuppu batu”, sekiranya ia tak tidur matanya siang dan malam memikirkan rakyatnya dan kalau orang mulai menurunkan tanaman padi (mulai bertanam padi), ia berkabung sepuluh hari ; yang kedua kalau padi kita mulai berbuah kita berkabunglah Sembilan malam. Seorang dinamai pattuppu batu, sekiranya seisi rumahnya tak ada yang jahat”.
“Naia antu nawa – nawaya patambuangngangi arena. Uru – uruna, nawa – nawa pepe’ arena. Makaruanna nawa – nawa dje’ne arena. Makatallunna, nawa – nawa anging arena. Makappa’na, nawa – nawa butta arena. Naia nawa – nawa pepeka, lompoi gau’na, natanacinika bokona, teai nusauru’ risangkammanna, iamami angkana kalengna annaba gau’na, annaba tangara’na, la’bu nawa – nawanna, barani. Naia nawa – nawa je’neka, angngassengi, natamalambusa. Naia antu nawa – nawa anginga a’gau magassingi natania lambusu’ nakimbolong. Naia antu nawa – nawa buttaya, lambusuki namangngaseng.”
“Adapun pikiran itu ada empat jenisnya. Pertama, pikiran api namanya ; kedua, pikiran air namanya ; ketiga, pikiran angin namanya, keempat, pikiran tanah namanya. Adapun pikiran api itu, besar perbuatan kelakuannya akan tetapi tak diperhatikan akan akibat – akibatnya ; ia tak sudi dialahkan oleh sesamanya ; hanya dialah menurut pendapatnya, yang benar perbuatan dan kelakuannya, yang benar pikirannya, yang panjang akalnya dan yang berani. Adapun pikiran air itu, berpengetahuan, akan tetapi tak lurus hati. Adapun pikiran angin itu, berbuat dengan kekerasan (dengan sekehendak hati), akan tetapi tidak dengan maksud lurus (baik). Adapun pikiran tanah itu lurus hati dan berpengetahuan.”
“Talomo – lomo sikaliai antu bicaraya nikabangngoi. Napunna nia’ nisala bicaraya, tappu’ korro’-korroki tuma’bicaraya ; mapanraki buttaya ; tattompangi assunna, nipasai pa’dinginnna, nipasoloro’ alunna, natimboi ruku’ – ruku’ pallunna ; puttai tawa ; akanrei pepe’ pa’rasanganga ; tammanakkai tawa ; mammongi tedonga ; tapoleni tinananga, lelasaki rappo rappo kayu nilamunga”.
“Adapun ‘Bicara’ (Peraturan) itu tak boleh sekali – kali orang bodoh terhadapnya, artinya tidak memahaminya. Kalau peraturan itu salah dijalankan, orang yang menjalankannya itu harus putus kerongkongannya (disembelih sampai mati), negeri akan rusaK, lesungnya tertelungkup, nyirunya tergantung, alunya tersimpan (menandakan bahwa tak ada yang akan ditumbuk, karena padi tak tumbuh dan tak berbuah). Dapurnya ditumbuhi rumput – rumputan (menandakan bahwa orang tak pernah lagi memasak pada dapur tersebut, karena tak ada lagi yang dapat dimasak). Manusia akan punah ; negeri akan dimakan (dimusnahkan) oleh api ; orang – orang (penduduk) tak akan beranak ; kerbau menjadi mandul (tak dapat berkembang biak) ; tanaman tidak menjadi pohon ; pohon – pohon yang ditanam gugur buahnya (berarti tak dapat mendatangkan hasil).”
“Napunna nitaba tappu’na bicaraya, anjari tinananga, lab’bu umuru’na tuma’bicaraya ; anjari tau jaia, kalumannyangi tu-mapa’rasanganga ; napunna anjari asea tuju taunna, rassi irawa irate karaeng ma’gauka ; napunna ta’bangkang anjari asea a’lonjo – lonjo sampulo taunna, rassi iratei – irawa tuappa’rasanganga ; napunna appaenten bundu’ tumalompoa, longgangi nileo talluntaung. ”
“Dan kalau kita “mengena putusan peraturan” (menjalankan peraturan sebagaimana mestinya), maka tanaman akan menjadi, orang yang menjalankan pemerintahan akan panjang umurnya ; orang banyak (rakyat) akan bertambah banyak ; penduduk akan menjadi kaya. Dan kalau padi menjadi dalam masa tujuh tahun, maka raja yang bertakhta itu akan penuh dibawah dan diatas (akan beroleh penuh kesejahteraan dan keselamatan). Dan kalau tiba – tiba padi menjadi baik dalam masa sepuluh tahun berturut – turut, maka rakyat akan menemui kesejahteraan dan keselamatan yang sepenuhnya. Dan sekiranya pembesar – pembesar mengadakan perang, dapat leluasa dikepung tiga tahun (artinya walaupun negerinya dikepung tiga tahun lamanya, dapat juga mereka hidup dengan leluasa, tidak mengalami kesukaran apa – apa).”
13090931861548518357
Pintu gerbang Kabupaten Wajo di malam hari. Disana tertulis falsafah To Wajo. (foto : google)
Demikianlah beberapa perkataan dari Matinroe ri Kannana, sebagai wasiat / warisan kepada generasinya, tentunya banyak hal yang bisa kita petik dalam perkataan Raja Wajo ini, paling tidak gambaran kebijaksanaannya yang mewarnai semangat zamannya dan dalam menjalankan roda pemerintahan era Kerajaan Bugis masih berlangsung. Pesan Raja Wajo ini kembali saya angkat sebagai penegasan bahwa di zaman kerajaan Wajo masa lampau pun telah diajarkan dengan sangat baik prinsip – prinsip kepemimpinan, demokratisasi dan penegakan hukum, supaya menjadi pelajaran bagi generasi sekarang.(*)
——————————————–
Kata – kata Sulit :
- Kanna : merupakan kata bugis tua, dalam bahasa Bugis sekarang disebut kaliao, yang artinya perisai.
- Tuppu, attuppu (mattuppu), artinya bertekan dengan kaki. Attuppu-batu, bertekan dengan kaki diatas batu, berdiri diatas batu ; kata ini dikiaskan kepada raja yang dinobatkan karena pada waktu itu ia dinobatkan, ia berdiri diatas “batu pelantikan”. Pattuppu batu, dikiaskan kepada raja yang telah dinobatkan dan sedang dalam pemerintahan.
- Ancini bokona, artinya melihat belakangnya, memperlihatkan suasana yang akan datang di kemudian hari.
»»  READMORE...

Kisah Nabi Adam Alaihissalam

inilah Kisah Nabi Adam Alaihissalam

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya,laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya,menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu,mereka khwatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.:"Wahai Tuhan kami!Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."

Allah berfirman,menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya."
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna

.

Iblis Membangkang.

Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yang lain,yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya.Iblis merasa dirinya lebih mulia,lebih utama dan lebih agung dari Adam,karena ia diciptakan dari unsur api,sedang Adam dari tanah dan lumpur.Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain,walaupun diperintah oleh Allah.

Tuhan bertanya kepada Iblis:"Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?"
Iblis menjawab:"Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia.Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur."
Karena kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang diperintahkan,maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat pd.dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghuni neraka.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali di hari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu,bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam,sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat,mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
"Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka.Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah."


Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.

Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi,maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alam semesta,kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya:"Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu,jika kamu benar merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam."
Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka dengan berkata:
"Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada kami.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."

Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam,berfirmanlah Allah kepada mereka:"Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan."

Adam Menghuni Syurga.

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita para ulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga,ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya.ia ditanya oleh malaikat:"Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?"

Berkatalah Adam:"Seorang perempuan."Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya."Siapa namanya?"tanya malaikat lagi."Hawa",jawab Adam."Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?",tanya malaikat lagi.
Adam menjawab:"Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah."

Allah berpesan kepada Adam:"Tinggallah engkau bersama isterimu di syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini."

Iblis Mulai Beraksi.

Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh allah dari Syurga akibat pembangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki terhadap Adam yang menjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya.Iblis mulai menunjukkan rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga yang tenteram, damai dan bahagia.

Ia menyatakan kepada mereka bahawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberi nasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala cara dan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan Adam dan Hawa bahawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada mereka.Ia membisikan kepada mereka bahwa.larangan Tuhan kepada mereka memakan buah-buah yang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan menjelma menjadi malaikat dan akan hidup kekal.Diulang-ulangilah bujukannya dengan menunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya dan lazat rasanya.Sehingga pada akhirnya termakanlah bujukan yang halus itu oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.

Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud: "Tidakkah Aku mencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya dan tidakkah Aku telah ingatkan kamu bahawa syaitan itu adalah musuhmu yang nyata."
Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia bahawa mereka telah terlanggar perintah Allah dan bahawa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan dosa besar.Seraya menyesal berkatalah mereka:"Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukan Iblis.Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami."

Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.

Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan hal mana telah melegakan dada mereka dan menghilangkan rasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadi mangsa bujukan dan rayuannya yang manis namun berancun itu.

Adam dan Hawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah dan selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan teguran Tuhan itu menjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih berhati-hati menghadapi tipu daya dan bujukan Iblis yang terlaknat itu.Harapan untuk tinggal terus di syurga yang telah pudar karena perbuatan pelanggaran perintah Allah,hidup kembali dalam hati dan fikiran Adam dan Hawa yang merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan bahawa redha Allah serta rahmatnya akan tetap melimpah di atas mereka untuk selama-lamanya.Akan tetapi Allah telah menentukan dalam takdir-Nya apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka. Allah s.w.t.yang telah menentukan dalam takdir-nya bahawa bumi yang penuh dengan kekayaan untuk dikelolanya,akan dikuasai kepada manusia keturunan Adam memerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari hamba-hambanya yang bernama manusia itu.Berfirmanlah Allah kepada mereka:"Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disan sampai waktu yang telah ditentukan."

Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh berlainan dengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan berulang kembali.Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka dan dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan tabiatnya berbeda-beda warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yang akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu menjadi musuh yang lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan tindas-menindas sehingga dari waktu ke waktu Allah mengutus nabi-nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama manusia jalan yang menuju kepada redha-Nya dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

Kisah Adam dalam Al-Quran.

Al_Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surah Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A'raaf ayat 11 sehingga 25


Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.

Bahawasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan larangan-larangan Allah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau belum dapat dicapai oelh otak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu bahawa Allah akan menciptakan manusia - keturunan Adam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi sehingga mereka seakan-akan berkeberatan dan bertanya-tanya mengapa dan untuk apa Allah menciptakan jenis makhluk lain daripada mereka yang sudah patuh rajin beribadat, bertasbih, bertahmid dan mengagungkan nama-Nya.

Bahawasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan kekuatan fizikal dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya seperti sifat lalai, lupa dan khilaf.Hal mana telah terjadi pada diri Nabi Adam yang walaupun ia telah menjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan kedudukan yang istimewa di syurga ia tetap tidak terhindar dari sifat-sifat manusia yang lemah itu.Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadi musuhnya dan musuh seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu daya dan terjadilah pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap larangan Allah.

Bahawasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat dosa tidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan ia sedar akan kesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali.Rahmat allah dan maghfirah-Nya dpt mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran bertaubat dan pengakuan kesalahan.
Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan kebinasaan.Lihatlah Iblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan kedudukannya sebagai seorang malaikat dan diusir oleh Allah dari syurga dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat kepada dirinya hingga hari Kiamat karena kesombongannya dan kebanggaaannya dengan asal-usulnya sehingga ia menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam dan menolak untuk sujud menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t.

ternyata panjang juga Kisah Nabi Adam Alaihissalam. semoga bermanfaat ya
»»  READMORE...