Tampilkan postingan dengan label ACCOUNTING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ACCOUNTING. Tampilkan semua postingan

Perkembangan akuntansi

Perkembangan akuntansi-Akuntansi yang kita kenal sekarang telah berkembang seiring dengan zaman dan peradaban manusia. Masyarakat modern tidak dapat terlepas dari apa yang dinamakan akuntansi. Namun, akuntansi yang telah diterapkan sekarang, baik di perusahaan profit oriented maupun non profit oriented, sebenarnya telah mengalami evolusi.

Tulisan berupa hitungan-hitungan sederhana yang ditemukan di gua-gua prasejarah di beberapa negara, seperti pedalaman Amerika, Eropa, Arab, dan Asia menjadi bukti bahwa manusia zaman batu telah mengenal akuntansi. Tonggak sejarah yang masih tertulis dan dikatakan sebagai awal dan cikal bakal akuntansi adalah zaman Luca Pacioli. Pacioli memperkenalkan sistem pembukuan berpasangan, yang disebut double entry bookkeeping system.

Dalam perkembangan akuntansi, bidang yang paling awal berkembang adalah akuntansi keuangan. Seiring dengan perkembangan industri yang sangat pesat karena kebutuhan akan informasi, maka berkembanglah bidang-bidang lain, seperti akuntansi biaya, akuntansi manajemen, auditing, akuntansi perpajakan, akuntansi sektor publik, sistem informasi akuntansi, akuntansi keperilakuan dan perkembangan terakhir khususnya di Indonesia adanya konsep akuntansi syariah. 

Bidang akuntansi dapat dipandang dari berbagai sudut pandang sehingga memperkaya bidang akuntansi. Akuntansi manajemen menghasilkan informasi untuk pihak internal perusahaan (internal user), sedangkan akuntansi keuangan menghasilkan informasi untuk pihak eksternal perusahaan (external user).

Itulah sedikit tentang Perkembangan akuntansi. Semoga bermanfaat
»»  READMORE...

Akuntansi Keperilakuan dan Perkembangannya

Akuntansi Keperilakuan dan Perkembangannya-Ikhsan (2005) menyatakan bahwa tujuan ilmu keperilakuan adalah untuk memahami, menjelaskan, dan memprediksi perilaku manusia sampai pada generalisasi yang ditetapkan mengenai perilaku manusia yang didukung oleh empiris yang dikumpulkan secara impersonal melalui prosedur yang terbuka, baik untuk peninjauan maupun replikasi dan dapat diverifikasi oleh ilmuwan lainnya yang tertarik. 

Selanjutnya Ikhsan (2005) menjelaskan bahwa akuntansi keperilakuan menyediakan suatu kerangka yang disusun berdasarkan teknik yang bertujuan 

(1) untuk memahami dan mengukur dampak proses bisnis terhadap orang-orang dan kinerja perusahaan, 

(2) untuk mengukur dan melaporkan perilaku serta pendapat yang relevan terhadap perencanaan strategis 

(3) untuk mempengaruhi pendapat dan perilaku guna memastikan keberhasilan implementasi kebijakan perusahaan.

Bidang keperilakuan dalam akuntansi dapat dikatakan masih baru dibandingkan dengan akuntansi keuangan. Topik keperilakuan ini mulai berkembang pada tahun 1950-an. Pada Juni 1951 Controllership Foundation of America mensponsori suatu riset untuk penyelidikan dampak anggaran (Ikhsan,2005). 

Hal itu diawali dari penelitian Argyris (1952), yang meneliti hubungan antara manusia dengan anggaran dan kemudian diikuti oleh peneliti-peneliti lainnya.

Itulah tentang Akuntansi Keperilakuan dan Perkembangannya
»»  READMORE...

Jurnal Akuntansi Manajemen

Jurnal Akuntansi Manajemen-Disini anda akan banyak sekali menjempai kumpulan jurnal akuntansi manajemen yang dapat membantu anda dalam mencari referensi dalam mengerjakan tugas akhir kuliah. Beberapa judul dan tema jurnal akuntansi manajemen dikupas dengan sistematik dan penulisan yang baik. Dari jurnal ini anda bisa melihat dan mengukur berbagai macam hal yang anda perlukan dalam penulisan tugas akhir. Kiranya ini bisa membantu anda semua para mahasiswa jurusan ekonomi dalam pembuatan skripsi

1. Nazaruddin, I. “Pengaruh Desentralisasi dan Karakteristik Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial”, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 1998 ...

2. 16 Jan 2009 ... Buat temen-temen yang ingin mencari jurnal tentang manajemen, akuntansi dan keuangan, daya saing, silahkan dilihat referensi berikut ini. ...

3. Sistem Informasi Manajemen dan Kinerja Unit Bisnis, Jurnal Akuntansi dan . ... Download Jurnal Ekonomi (akuntansi, keuangan, pajak, auditing, manajemen ...

4. Wahana (Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi). 8. Nov. 2007. C. Program D-III Keuangan dan Perbankan Universitas Merdeka MalangJalan Terusan Dieng 57 . ...

5. 1 Apr 2004 ... jurnal widya manajemen dan akuntansi vol 4 no 1 april 2004 tentang 'alokasi bahan baku dan tenaga kerja langsung untuk mengurangi biaya ...

6. Kumpulan makalah fisika . judul. filsafat tentang contoh hukum pendidikan indonesia . manajemen. ekonomi skripsi . akuntansi. sistem. Jurnal kesehatan ...

7. Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Return Saham Pada Perusahaan yang diaudit oleh KAP Big 5 dan KAP non Big 5, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia Vol. 8 No. ...

8. Materi Kuliah|Jurnal Akuntansi|Keuangan|Manajemen: Lingkungan Mikro Pemasaran ... Maksud dan Tujuan Penelitian 1.4 Kegunaan Penelitian 1.4.1 Kegunaan secara ...

9. Looking for Jurnal Manajemen or Operasional? We have the following articles on these keywords for you... Other relevant searches: jurnal akuntansi sektor ...

10. Jurnal, piutang, hutang,anggaran, sistem manajemen anggaran. Sistem keuangan & anggaran. Sistem Keungan dan Akuntansi. Sistem SDM. Sistem dari fungsi utama ...

http://achiles-punyablog.blogspot.com

itulah tentang Jurnal Akuntansi Manajemen. semoga bermanfaat
»»  READMORE...

Pengertian atau definisi Perusahaan

Pengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah ‘ tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.

Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi.

Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan.

Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.

Intisari :

Perusahaan : Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa.

Perusahaan : Merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa.

Biaya Produksi : Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku – bahan pembantu dan tenaga kerja.

Laba : Jika hasil yang diterima lebih besar dari biaya produksi.

Rugi : Jika hasil yang diterima lebih kecil dari biaya produksi.


Sedangkan Pengertian / Definisi Ekspor dan Impor Serta Kegiatannya Kegiatan menjual barang atau jasa ke negara lain disebut ekspor, sedangkan kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain disebut impor, kegiatan demikian itu akan menghasilkan devisa bagi negara. Devisa merupakan masuknya uang asing kenegara kita dapat digunakan untuk membayar pembelian atas... 
»»  READMORE...

What is price/earnings ratio

price/earnings ratio.The price/earning (P/E) ratio is another measurement that's of particular interest to investors in public businesses. The P/E ratio gives you an idea of how much you're paying in the current price for stock shares for each dollar of earning. Earnings prop up the market value of stock shares, not the book value of the stock shares that's reported in the balance sheet.

The P/E ratio is a reality check on just how high the current market price is in relation to the underlying profit that the business is earning. Extraordinarily high P/E ratios are justified only when investors think that the company's earnings per share (EPS) has a lot of upside potential in the future.

The P/E ratio is calculated dividing the current market price of the stock by the most recent trailing 12 months diluted EPS. Stock share prices bounce around day to day and are subject to big changes on short notice. The current P/E ratio should be compared with the average stock market P/E to gauge whether the business selling above or below the market average.

P/E ratios are currently running high, despite a four-year slump in the stock market. P/E ratios vary from industry to industry and from year to year. One dollar of EPS may command only a $10 market value for a mature business in a no-growth industry, while a dollar of EPS in a dynamic business in a growth industry may have a $30 market value per dollar of earnings, or net income.

To sum up, the price/earnings ratio, or P/E ratio is the current market price of a capital stock divided by its trailing 12 months' diluted earnings per share (EPS) or its basic earnings per share if the business does not report diluted EPS. A low P/E may signal an underbalued stock or a pessimistic forecast by investors. A high P/E may reveal an overvalued stock or might be based on an optimistic forecast by investors.

that's about is price/earnings ratio. may be useful for you
»»  READMORE...

What's the difference between private and public company reporting

What is earnings per share.Publicly owned companies must report earnings per share (EPS) below the net income line in their income statements. This is mandated by generally accepted accounting practices (GAAP). The EPS gives investors a means of determining the amount the business earned on its stock share investments. In other words, EPS tells investors how much net income the business earned for each stock share they own. It's calculated by dividing net income by the total number of capital stock share. It's important to the stockholders who want the net income of the business to be communicated to them on a per share basis so they can compare it with the market price of their shares.

Private businesses don't have to report EPS because stockholders focus more on the business's total net income.

Publicly-held companies actually report two EPS figures, unless they have what's known as a simple capital structure. Most publicly-held companies though, have complex capital structures and have to report two EPS figures. One is called the basic EPS; the other is called the diluted EPS. Basic EPS is based on the number of stock shares that are outstanding. Diluted earnings are based on shares that are outstanding and shares that may be issued in the future in the form of stock options.

Obviously this is a complicated process. An accountant has to adjust the EPS formula for any number of occurrences or changes in the business. A business might issue additional stock shares during the year and buy back some of its own shares. Or it might issue several classes of stock, which will cause net income to be divided into two or more pools - one pool for each class of stock. A merger, acquisition or divestiture will also impact the formula for EPS.

that's about is earnings per share. may be useful for you
»»  READMORE...